
KEINDAHAN Pulau Simping sudah diakui banyak wisatawan. Tapi bagaimana bila keindahan pesisir pantainya dipadukan dengan wisata tanian satwa? Tentunya yang muncul adalah sebuah keunikan yang hanya bisa ditemukan di Sinka Island Park.
Karena itu, Taman Sinka Island terus berbenah diri dalam mengembangkan kebun binatang Sinka Zoo, yang terletak di sebelah Selatan, berjarak 500 meter usai pengunjung memasuki kawasan Sinka Park. Beberapa tahun ke depan, taman ini diharapkan menjadi salah satu tempat wisata pinggir pantai unggulan di Kalimantan Barat.
Keunikan kebun binatang ini terletak di berbagai penjuru, mengelilingi gunung. Keindahan laut dari atas gunung tersebut nampak menampilkan hewan-hewan langka lokal maupun luar daerah. Taman rekreasi ini juga memiliki mobil pembawa wisata untuk mengelilingi gunung. Hal tersebut dimaksudkan agar pengunjung bisa menikmati pemandangan laut sambil ditampilkan hewan-hewan langka lokal maupun luar daerah, di antaranya, buaya, katak, bekantan, burung Kruak, beruang Madu, dan Ayam Mutiara.
Untuk mencapainya, wisatawan bisa menggunakan mobil pembawa wisata yang akan menempuh trayek perjalanan mengelilingi kawasan tersebut. Atau jika ingin lebih berpetualang lagi, pengunjung bisa menempuhnya menggunakan delman atau pun kuda yang disewakan.
Jika dalam perjalanan Anda merasa kehausan dan lapar tak perlu khawatir. Karena sepanjang perjalanan tersedia warung-warung kecil di pinggir pantai yang menyediakan kebutuhan Anda itu, seperti minuman segar es kelapa muda sampai makanan ringan. Sambil bersantai, Anda juga bisa menikmati bentangan hamparan laut hingga horizon. Anda seolah bisa menelan persolan yang menggelayut di kepala.Tiket masuknya cuma Rp 5.000, sementara untuk anak-anak gratis. Sedangkan rombongan hanya diwajibkan bayar separuh dari jumlah peserta. Misalnya, jika rombongan terdiri dari 50 orang, maka ketua rombongan hanya membayar separuhnya atau 25 orang.
Kabarnya, masyarakat Singkawang dan Kalimantan Barat pada umumnya, kini bisa me-nyaksikkan koleksi binatang langka baru di Sinka. Karena beberapa waktu lalu, gajah betina dari Banjarnegara dihadirkan oleh pengelola kebun binatang ini. Tak hanyaitu, koleksi Sinka Zoo ini bertambah dengan kehadiran harimau
Benggala warna kuning. Belum lagi, rusa Timuruntius sebanyak delapan ekor.
Semoga saja, apa yang diinginkan masyarakat akan terpenuhi melalui kebun binatang ini. Sehingga masyarakat bisa menikmatinya baik waktu libur maupun menjadi tempat untuk menimba ilmu.
Saat ini, tempat wisata yang baru digarap setahun yang lalu itu masih terus dikembangkan. Bintang Harapan selaku pihak swasta yang mengelolanya berencana membangun penginapan dan kolam renang untuk memanjakan para tamunya. Untuk sementara, pengunjung dari luar kota bisa mendapatkan penginapan di Kota Singkawang. Hanya saja, hotel kelas melati lebih mendominasi ketimbang hotel berbintang.
Sekadar informasi, kota Singkawang sendiri berasal dari kata San Kheo Jhong yang berarti hutan, lautan berteluk dan alam nyata, yang berarti alam yang dikelilingi oleh hutan dan lautan yang berteluk.
Dari beberapa kata tersebut, pendiri tempat pariwisata Sinka memberi nama Sinka Island Park yang berarti sebuah taman yang terdiri dari pegunungan, teluk (teluk karang dan teluk mak jantu) dan pulau di Singkawang (Pulau Simping).
Sinka Zoo adalah sebuah taman rekreasi serta sebagai lembaga konservasi sesuai Keputusan Menteri Kehutanan No. SK.441/Menhut-II/2007 tentang pemberian izin, telah memprogramkan akan mendatangkan berbagai jenis satwa langka di dunia sebagai koleksi, misalnya komodo, monyet jepang, siamang, dan lainnya.
Tujuan didirikannya lembaga konservasi Sinka Island Park ini antara lain mendukung program kerja pemerintah di bidang pariwisata, pelestarian satwa langka, pelestarian/peng-hijauan hutan yang gundul dan dunia pendidikan, khususnya bagi pelajar di kota Singkawang dan sekitarnya.
Sinka Zoo yang terletak dalam kompleks pariwisata Sinka Island Park merupakan taman satwa yang menggabungkan keindahan alam yang berupa pepohonan rindang dan lingkungan asri dengan satwa. Sinka Zoo membawa konsep pariwisata modem, yaitu mengenalkan satwa kepada masyarakat dengan tetap membawa konsep konservasi.
Dibandingkan kebun binatang yang lain, Sinka Zoo termasuk unik. Karena disini pengunjung selain dapat menikmati keindahan alam dan satwa, juga dapat berolahraga khususnya hiking, sebab jalan di-setting naik turun mengikuti kontur tanah disini.
21.58
Unknown
0 komentar :
Posting Komentar