Selasa, 03 Maret 2015

Kabupaten Sanggau adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Kalimantan Barat. Kabupaten Sanggau merupakan salah satu daerah yang terletak di tengah-tengah dan berada di bagian utara provinsi Kalimantan Barat dengan luas daerah 12.857,70 km² dengan kepadatan 29 jiwa per km². Dilihat dari letak geografisnya kabupaten sanggau terletak di antara 1° 10" Lintang Utara dan 0° 35" Lintang Selatan serta di antara 109° 45", 111° 11" Bujur Timur. (Wkipedia)
Di Kota ini, terdapat sebuah Objek wisata yang sangat terkenal, yaitu Pancur Aji. Wisata ini terletak tepat di pusat kota Sanggau dengan jarak kurang lebih 4 km dari kota Sanggau. Lokasi ini dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua atau roda empat. Konon ceritanya lokasi ini merupakan persembunyian Bujang Melaka membentengi diri dari kejaran musuh. Kawasan ini nantinya akan dikembangkan atau ditata menjadi kawasan yang memiliki kesesuaian dan integritas antara satu dengan lainnya.
Rencana pengembangan kawasaan wisata Pancur Aji akan di kembamgkan antara lain : resort, villa, cottege dan fasilitas perlengkapan,sarana dan prasarananya, kebun binatang, aktrasi wisata air ( kolam pemancingan, kolam renang bagi anak, perahu dayung bagi anak-anak ), wisata minat khusus (camping ground, outbond) dan pentas hiburan, taman bunga,warung rakyat dan warung kuliner, pendopo, wisata aktraksi kereta api mini.


Pancur Aji juga menawarkan wisata pesona air pegunungan seperti sungai Merobu, Engkuli, bayu, Kenian, Setapang, Mongan dan Sungai Mawang. Arus sungai yang cukup deras merupakan salah satu tantang yang menarik untuk dijelajahi. 
 
 Objek wisata Pancur Aji terdapat beberpa lokasi wisata diantaranya keindahan alam, keaslian hutan yang menawarkan kesegaran alami.

 
KEINDAHAN Pulau Simping sudah diakui banyak wisatawan. Tapi bagaimana bila keindahan pesisir pantainya dipadukan dengan wisata tanian satwa? Tentunya yang muncul adalah sebuah keunikan yang hanya bisa ditemukan di Sinka Island Park.
Karena itu, Taman Sinka Island terus berbenah diri dalam mengembangkan kebun binatang Sinka Zoo, yang terletak di sebelah Selatan, berjarak 500 meter usai pengunjung memasuki kawasan Sinka Park. Beberapa tahun ke depan, taman ini diharapkan menjadi salah satu tempat wisata pinggir pantai unggulan di Kalimantan Barat.
Keunikan kebun binatang ini terletak di berbagai penjuru, mengelilingi gunung. Keindahan laut dari atas gunung tersebut nampak menampilkan hewan-hewan langka lokal maupun luar daerah. Taman rekreasi ini juga memiliki mobil pembawa wisata untuk mengelilingi gunung. Hal tersebut dimaksudkan agar pengunjung bisa menikmati pemandangan laut sambil ditampilkan hewan-hewan langka lokal maupun luar daerah, di antaranya, buaya, katak, bekantan, burung Kruak, beruang Madu, dan Ayam Mutiara.
Untuk mencapainya, wisatawan bisa menggunakan mobil pembawa wisata yang akan menempuh trayek perjalanan mengelilingi kawasan tersebut. Atau jika ingin lebih berpetualang lagi, pengunjung bisa menempuhnya menggunakan delman atau pun kuda yang disewakan.
Jika dalam perjalanan Anda merasa kehausan dan lapar tak perlu khawatir. Karena sepanjang perjalanan tersedia warung-warung kecil di pinggir pantai yang menyediakan kebutuhan Anda itu, seperti minuman segar es kelapa muda sampai makanan ringan. Sambil bersantai, Anda juga bisa menikmati bentangan hamparan laut hingga horizon. Anda seolah bisa menelan persolan yang menggelayut di kepala.Tiket masuknya cuma Rp 5.000, sementara untuk anak-anak gratis. Sedangkan rombongan hanya diwajibkan bayar separuh dari jumlah peserta. Misalnya, jika rombongan terdiri dari 50 orang, maka ketua rombongan hanya membayar separuhnya atau 25 orang.
Kabarnya, masyarakat Singkawang dan Kalimantan Barat pada umumnya, kini bisa me-nyaksikkan koleksi binatang langka baru di Sinka. Karena beberapa waktu lalu, gajah betina dari Banjarnegara dihadirkan oleh pengelola kebun binatang ini. Tak hanyaitu, koleksi Sinka Zoo ini bertambah dengan kehadiran harimau
Benggala warna kuning. Belum lagi, rusa Timuruntius sebanyak delapan ekor.
Semoga saja, apa yang diinginkan masyarakat akan terpenuhi melalui kebun binatang ini. Sehingga masyarakat bisa menikmatinya baik waktu libur maupun menjadi tempat untuk menimba ilmu.
Saat ini, tempat wisata yang baru digarap setahun yang lalu itu masih terus dikembangkan. Bintang Harapan selaku pihak swasta yang mengelolanya berencana membangun penginapan dan kolam renang untuk memanjakan para tamunya. Untuk sementara, pengunjung dari luar kota bisa mendapatkan penginapan di Kota Singkawang. Hanya saja, hotel kelas melati lebih mendominasi ketimbang hotel berbintang.

Sekadar informasi, kota Singkawang sendiri berasal dari kata San Kheo Jhong yang berarti hutan, lautan berteluk dan alam nyata, yang berarti alam yang dikelilingi oleh hutan dan lautan yang berteluk.
Dari beberapa kata tersebut, pendiri tempat pariwisata Sinka memberi nama Sinka Island Park yang berarti sebuah taman yang terdiri dari pegunungan, teluk (teluk karang dan teluk mak jantu) dan pulau di Singkawang (Pulau Simping).
Sinka Zoo adalah sebuah taman rekreasi serta sebagai lembaga konservasi sesuai Keputusan Menteri Kehutanan No. SK.441/Menhut-II/2007 tentang pemberian izin, telah memprogramkan akan mendatangkan berbagai jenis satwa langka di dunia sebagai koleksi, misalnya komodo, monyet jepang, siamang, dan lainnya.
Tujuan didirikannya lembaga konservasi Sinka Island Park ini antara lain mendukung program kerja pemerintah di bidang pariwisata, pelestarian satwa langka, pelestarian/peng-hijauan hutan yang gundul dan dunia pendidikan, khususnya bagi pelajar di kota Singkawang dan sekitarnya.
Sinka Zoo yang terletak dalam kompleks pariwisata Sinka Island Park merupakan taman satwa yang menggabungkan keindahan alam yang berupa pepohonan rindang dan lingkungan asri dengan satwa. Sinka Zoo membawa konsep pariwisata modem, yaitu mengenalkan satwa kepada masyarakat dengan tetap membawa konsep konservasi.
 Dibandingkan kebun binatang yang lain, Sinka Zoo termasuk unik. Karena disini pengunjung selain dapat menikmati keindahan alam dan satwa, juga dapat berolahraga khususnya hiking, sebab jalan di-setting naik turun mengikuti kontur tanah disini.











Pulau Randayan

Siapa sangka di Kalimantan Barat ada pulau yang seeksotis Pulau Randayan? Pantainya berpasir putih dan sepi bagaikan pulau pribadi. Para traveler harus mengunjungi pulau ini satu saat nanti.

Randayan adalah pulau yang terletak di sebelah utara daerah pesisir Provinsi Kalimantan Barat. Pulau ini memiliki alam yang sangat indah, serta pemandangan bawah laut yang sangat eksotis. Selain itu, pantai pasir putih yang dimiliki Pulau Randayan sangat indah dan menarik bagi wisatawan untuk datang.

Kita dapat bersnorkeling ria, sambil menikmati ekosistem bawah laut yang masih terjaga keasriannya. Sebagai salah satu obyek wisata andalan, Pulau Randayan selama ini telah banyak dikunjungi oleh para wisatawan lokal, domestik, maupun asing.

Untuk menuju pulau Randayan, Anda dapat melalui Teluk Suak. Perjalanan dari Pontianak menuju Teluk Suak dapat ditempuh dalam waktu 2,5 jam dengan jarak 115 km. Teluk ini berada di 32 km dari Kota Singkawang. Dari Teluk Suak, Anda dapat menggunakan speed boat dengan tarif pulang pergi (PP) Rp 150 ribu.

Alternatif lain, Anda dapat menggunakan perahu motor atau kapal khusus. Tetapi, Anda harus berangkat dari Pasir Panjang. Tarif kapal khusus adalah Rp 100 ribu pulang pergi. Sedangkan tarif perahu motor adalah Rp 30 ribu pulang pergi.

Jika dilihat dari kejauhan, Pulau Randayan memiliki pantai dan warna air yang sangat jernih sehingga cocok untuk olahraga menyelam. Selain itu, bagi para wisatawan yang merasa capek menikmati pemandangan pulau ini dapat langsung beristirahat di villa-villa kecil yang disediakan oleh pihak pengelola pulau.

Berdasarkan catatan yang ada, Pulau Randayan memiliki luas tutupan karang hidup sekitar 4,50 hektar, karang mati 3,69 hektar, lamun 0,63 hektar, dan pasir seluas 4,77 hektar. Kondisi itu sangat memungkinkan bagi siapa pun yang memiliki hobi menyelam untuk mengeksplorasi keindahan alam bawah airnya.

Fasilitas yang tersedia di sini selain snorkeling dan menyelam, kita juga bisa memancing. Ikan hasil tangkapan bisa langsung dinikmati dengan dibakar di sana. Makan ikan bakar sambil menikmati pemandangan di tepi laut yang indah, pasti akan menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan.

Fasilitas wisata lainnya adalah vespa air. Fasilitas ini telah disediakan oleh pihak pengelola villa. Tarif penginapan di sini bervariasi. Ada penginapan atau cottage dengan tarif empat ratus ribu rupiah per malam.

Awal mulanya, Pulau Randayan adalah pulau pribadi, yang sekarang telah disulap menjadi sebuah wisata bahari yang mempesona. Di sana Anda juga ditawarkan banyak panorama alam antara lain sunset, sunrise, panorama laut, dan jika Anda beruntung akan berkesempatan melihat penyu yang naik ke daratan untuk bertelur. Jadi, jangan ragu lagi untuk berlibur di Pulau Randayan, pulau kecil dengan sejuta keindahan.